Tips Aman dan Nyaman Bermain di Happy Kiddy Nagoya Hill

Setelah beberapa kali tertunda, akhirnya weekend kemarin jadi juga mengajak Thole main-main di Happy Kiddy Nagoya Hill Mall. Sebelumnya Thole sudah pernah main di tempat serupa di Jakarta. Eh, ternyata di sini buka juga, jadilah kami mau coba.

Thole hanya main sekitar satu jam, karena sudah ngantuk, jadi tak lama-lama lah. Dari kunjungan kami ke sana, ada beberapa tips yang ingin saya sampaikan agar anak bisa bermain dengan aman dan nyaman di tempat umum. (“Anak” di sini dimaksudkan bukan hanya aman bagi anak kita sendiri, tapi juga anak-anak lainnya yang juga bermain di sana.)

  • Taati peraturan

Ini hal basic yang berlaku di mana saja kapan saja namun sayangnya seringkali dilupakan dan diabaikan. Happy Kiddy, dan area bermain serupa, mempunyai peraturan yang sudah terpampang nyata. Salah satunya adalah “dilarang makan dan minum” di area bermain. Ealah tapi saat saya ke sana, ada saja orang tua yang dengan santainya “piknik”. Makan cemilan, minum, di area agak dalam, dekat mandi bola. Spotnya memang tidak terlihat dari depan, tapi kan bukan itu intinya, toh? Udah gitu di sebelahnya ada petugas Happy Kiddy yang yaa diem-diem aja ga berani atau malas negur. Aduh maaakk…

Semoga yang seperti ini tidak membuat kita ikut-ikutan yak. Peraturan tetap harus dipatuhi, supaya anak bisa bermain dengan nyaman. Kan ngga asik kalau anak lagi lari-lari, main-main, tiba-tiba nemu potongan biskuit, atau biji buah. Hiii..

  • Perhatikan sekitar

Para pendamping anak-anak harus lebih aware dengan sekitar. memang , area bermain ini sudah di-setting sedemikian rupa sehingga aman bagi anak. Tapi bukan berarti tanpa risiko, apalagi di area yang cukup luas seperti Happy Kiddy. Kemarin saat saya ke sana, ada beberapa anak yang bermain flying fox. Nah, flying fox untuk anak-anak ini dirancang tidak terlalu tinggi, dan di bawahnya adalah area bermain juga tanpa ada pembatas. Kemudian ada anak yang sedang meluncur, dan di bawahnya ada anak yang ngga aware dan bergerak dari posisi jongkok ke berdiri. Alhasil kepala anak tersebut agak kena tabrak kaki anak yang lagi main flying fox. Pelan siy, karena anak yang di bawah mendadak sadar dan menghindar. Tapi kan tetap saja kita tidak mau hal demikian menimpa anak kita atau bahkan kita sebagai pendamping. So, perhatikan sekitar yaa.

  • Perhatikan mainan

Permainan yang tersedia di Happy Kiddy ini memang cukup banyak, lebih banyak dibanding tempat serupa yang pernah saya kunjungi di Jakarta. Anak-anak pun bisa memainkan macam-macam mainan. Nah, pendamping (terutama jika anaknya masih batita) sebaiknya memperhatikan mainan yang dipilih oleh anak, kalau bisa pilihlah yang kondisinya ok. Misal mobil-mobilan, ada salah satu mobil-mobilan yang rodanya copot satu, jadinya anak susah menggerakkannya, dan ini mengurangi keasyikan bermain.

  • Jangan lengah

Di tempat bermain anak sekalipun, hendaknya jangan lengah dalam mengawasi anak. Karena tak jarang pendamping yang menunggui anak justru asik main handphone sendiri, tau-tau anaknya jatoh, tau-tau anaknya berebutan mainan, tau-tau anaknya mukul anak orang. Duh. sesekali mengecek handphone tentu boleh, tapi jangan keterusan. Karena anak kecil belum sepenuhnya paham jika tindakannya bisa jadi mengganggu orang lain.

  • Berbagi mainan

Ini terutama bagi orang tua atau pendamping. Happy Kiddy dan tempat-tempat serupa adalah tempat bermain umum yang dimainkan bersama-sama. Artinya, tiap mainan boleh dimainkan siapa saja. Maka dari itu maakk, kalau anaknya lagi ngga mainin sebuah mainan, mainan itu jangan dikekepin. Seperti kemarin, ada seorang emak yang ngekepin mobil-mobilan, padahal anaknya lagi duduk-duduk atau lagi mainin yang lain, tapi itu mobilan dikekepin sama emaknya. Kan ngeselin. Lha, jadi curcol yak. (hehe..)

Mungkin anak bilang “ma, jagain mobilan ini” atau semacamnya, tapi orang tua harusnya memberi penjelasan bahwa mainan di sana bukan milik pribadi, dan mainnya bergantian.

Sebagai informasi tambahan, untuk Happy Kiddy Nagoya Hill ini tiket masuknya Rp45000 (non-member), bisa sepuasnya. Tambahan biaya kaos kaki Rp10000/pcs bagi yang tidak membawa kaos kaki, karena baik anak maupun pendamping harus memakai kaos kaki.

Demikian tips dari saya berdasarkan pengalaman berkunjung ke Happy Kiddy. Semoga bermanfaat bagi orang tua lainnya yang ingin mengajak anak main ke sana. 🙂

Mendadak Nginep di Airy Room Penuin Center Batam

Beberapa waktu lalu mertua saya datang menjenguk kami di Batam. Wahh.. senang sekali rasanya dikunjungi orang tua walaupun hanya beberapa hari saja. Kata-kata liburan langsung terbayang di pikiran saya. Sayangnya kondisi rumah kami tidak memungkinkan untuk orang tua menginap. Pasalnya, tak hanya mertua, eyang yang sudah lanjut usia pun ikut berkunjung. Karena itulah saya dan suami lebih memilih agar eyang dan mertua menginap di hotel supaya bisa lebih nyaman selama di Batam.

Mertua menanyakan hotel yang recommended. Awalnya kami bingung memilihkan hotel yang cocok, baik secara lokasi, fasilitas, dan tentunya harga. Terlebih saat itu bertepatan dengan long weekend, biasanya tarif hotel melesat bahkan bisa dua kali lipat. Weks!

Tiba-tiba saya teringat seorang teman pernah menggunakan Airy, saya pun mengusulkan Airy pada suami dan dia setuju. Langsung lah jemari menari-nari di aplikasi Airy, mencari-cari kamar yang pas. Pilihan jatuh pada Airy Room Penuin Center. Fasilitas keren dan harganya pun tidak surging, jadi #KapanAjaBisa pesan dengan harga murah. Yeay!

Hari yang dinanti-nati tiba. Siang itu kami menjemput mertua di bandara kemudian mengisi perut dulu alias makan siang di salah satu rumah makan di ruko BCL. Barulah setelahnya kami melaju ke hotel untuk istirahat. Awalnya saya sempat khawatir servis dari pihak hotel akan kurang memuaskan atau ribet karena kami memesan via Airy–yang memberi harga lebih murah dibanding rate normal. Tapi ternyata tidak. Proses check in lancar, servis kamar pun tetap baik.

Airy Room Penuin Center (Airy)

Kami memesan dua kamar yang dilengkapi dengan connecting door, untuk tiga malam. Sesampainya di kamar, kami disambut dengan cemilan khusus dari Airy. Saya yang bawaannya laper terus (maklum lah busui) langsung memandang cemilan ini bak harta karun (seperti packaging-nya..haha). Oiya, cemilan ini di-restock tiap hari lho! #penting

Cemilan Airy Room

Tambahan lain yang saya dapati di kamar ini adalah perlengkapan mandi yang dikemas dalam bag khusus. Jujur saja, saya penyuka hal-hal kecil seperti ini. Lucu dan bisa dibawa pulang sehingga bisa dipakai kalau pergi-pergi.hehe. Walaupun tidak ikut menginap, tapi saya ikut menikmati fasilitas kamar Airy Room Penuin Center ini.

Puas mengisi tenaga, kegiatan kami selepas magrib adalah mencari makan malam. Tak jauh dari hotel, ada warung-warung tenda yang menyajikan seafood. Rasanya tak kalah dengan seafood restoran, dengan harga bersahabat.

Keesokan harinya, kami berwisata di daerah Nagoya. Wisata yang bisa dilakukan di sini salah satunya adalah cuci mata melihat tas-tas berbagai merk. Dari satu toko ke toko lain kami kunjungi. Ngga beli pun, soale ngga nemu yang cocok. Setelah itu kami juga menyambangi mall BCS untuk membeli cemilan dan oleh-oleh. Mall ini tak jauh dari hotel sehingga menghemat waktu dan tenaga. Malam harinya kami kembali berwisata kuliner dengan mencicipi sop ikan Yong Kee di Batam Center. Bagi penggemar ikan,  tak lengkap rasanya jika tidak mencoba menu ini.

Selain cuci mata dan mencicip sop ikan, hal lain yang wajib dilakukan ketika ke Batam adalah mengunjungi Jembatan Barelang. It’s a must. Yup, jembatan ini adalah salah satu ikon Kota Batam. Tentu saja kami tak melewatkan kesempatan berfoto ria. Tak hanya sampai jembatan satu atau dua, kami melanjutkan perjalanan sampai ke Kampung Vietnam.

jembatan barelang
Jembatan Barelang

Perjalanan jauh membuat saya dan suami tepar jua. Akhirnya malam itu kami memutuskan ikut menginap di hotel. Lagi-lagi, kami mem-booking melalui aplikasi Airy. Untunglah, walaupun dadakan, masih ada kamar tersedia. Ada promo pula. Alhamdulillah. Memang deh, #KapanAjaBisa nginep kalau pakai Airy.

Kami memesan kamar yang lebih kecil, namun tetap lengkap dengan cemilannya. Hehe.. Saya, suami, dan anak kami yang ketika itu baru berusia sepuluh bulan pun tidur nyenyak. Maklum, sudah capek seharian jalan-jalan ke Barelang dan tempat wisata lainnya. Keesokannya kami bangun dengan segar. Thole pun kelihatan happy sekali saat bangun tidur.

Hari Minggu siang, mertua dan eyang kembali ke Jakarta. Ahh.. Sedih deh.. Liburannya selesai. Tapi kami senang karena mertua dan eyang puas jalan-jalan dan menginap di Batam. Saya dan suami pun puas telah memilih Airy Rooms karena kemudahan booking, harga murah, lokasi strategis, dan pelayanan baik.

Lepas Rindu Bubur Barito dengan Bubur Dokar

Sarapan bubur adalah salah satu favorit sarapan saya dan suami di akhir pekan. Di Batam ini, ada beberapa bubur yang menjadi pilihan saya dan suami. Pertama adalah bubur Goodway yang terletak persis di sebelah hotel Goodway. Buburnya enak walaupun lama-lama saya merasa porsinya kurang.hehe..

Kedua, bubur Mang Doel yang terletak di Tiban BTN. Enak, relatif murah, dan banyak. Bahkan kadang sampai kekenyangan. Wew..

Nah, baru-baru ini ada satu bubur lagi yang langsung jadi favorit saya dan suami yaitu bubur Dokar. Bubur ayam Dokar ini terletak di komplek ruko Cipta Land, jalan masuknya dari depan sekolah Ulil Albab. Kenapa bubur Dokar menjadi favorit? Alasan sederhananya adalah karena bubur ini rasanya mirip sekali dengan bubur Barito di Jakarta.

Yap, bubur Barito sudah terkenal di Jakarta. Sayangnya lokasinya agak jauh dari rumah sehingga kami jarang kesana. Selain itu harganya pun sudah melangit. Untungnya, bubur Dokar memiliki rasa yang sangat mirip. Bubur di sini tidak menggunakan kaldu, tapi buburnya saja sudah gurih. Sepertinya direbus menggunakan kaldu ayamnya sehingga sudah enak. Bedanya dengan bubur Barito yaitu tidak adanya cheese stick. Ya, bubur Barito menggunakan cheese stick (atau bawang ya?) sebagai pengganti kerupuk. sedang kan bubur Dokar masih menggunakan kerupuk. Tapi ini bukan perbedaan besar untuk saya.

Harga seporsi bubur ayam di sini awalnya Rp12000 ketika saya pertama mencoba, kira-kira tiga bulan lalu. Namun sayang sekali, baru-baru ini harganya naik jadi Rp15.000 :((

My husband still love it though.

Selain bubur ayam, ada banyak menu yang disediakan di Dokar ini, diantaranya i fu mie, nasi goreng, kwetiaw, dan lain-lain.harga pun bervariasi mulai dari Rp20.000. Kalau Anda mencoba sarapan di sini, sempatkan menengok ke laut yang ada tak jauh dari Dokar. Walaupun tak ada pasir pantainya, tapi lumayan untuk m

emanjakan mata, melepas stress sedikit. 🙂

Kapan Main ke Batam?

“Kapan main-main ke sini?”
“Ayo ketemuan, di Batam lahh sini sekali-kali.”

Sering sekali saya mengatakan hal-hal semacam itu pada teman saya yang tinggal di Jakarta. Seolah-olah Batam hanya berjarak seperti Bintaro – Blok M. Ajakan itu tak jarang disahut dengan pertanyaan “emang ada apa sih di Batam?”

Pada teman yang masih jomblo saya bilang “ada jodoh”, lengkap dengan foto Jodoh Center. Pada teman yang tidak jomblo… Mm.. Rata-rata yang saya ajak main ke sini ya yang jomblo. Hahaha.

Oke. Selanjutnya supaya teman-teman saya itu tergerak hatinya untuk main ke Batam, kali ini saya akan menuliskan beberapa hal yang menarik tentang Batam. Pertama-tama adalah destinasi wisata. Apalagi kalau bukan jembatan kebanggaan warga Batam, Jembatan Barelang. Ini tetap menjadi spot yang menarik bagi saya, karena di Jakarta tidak ada yang macem ni.

jembatan barelang
Jembatan Barelang

Kedua adalah pantai. Ya, enaknya di Batam adalah tidak perlu jauh-jauh untuk lihat laut. Ada Pantai Dangas yang dekat dari rumah. Atau kalau sekedar melihat laut, bisa juga lewat ke Cipta Land. Agak jauh sedikit ada Ocarina. Saya pribadi sih lebih suka gunung, tapi laut tetap bisa jadi daya tarik.

pantai ocarina
Pantai Ocarina

Selanjutnya, selain tempat wisata, yang enak di Batam adalah jalanan yang tidak macet dan relatif bagus. Ini sangat berbeda dengan jalanan Sukabumi yang sering macet dan banyak lubang. Karena jalanan di sini lancar, kemana-mana pun jadi cepat. Tentunya jadi bisa melakukan lebih banyak hal. Tidak terlalu banyak tenaga terbuang di jalan. Tak seperti di Jakarta yang banyak memakan waktu di jalan karena macet. Ffiuhh.. Mari kita doakan supaya macet Jakarta bisa disembuhkan. Aamiin..

Kemudian, kuliner. Bagi penyuka seafood, di Batam banyak pilihan tempat makan seafood yang enak-enak. Salah satu yang pernah saya cicip adalah Kelong di Jembatan Dua. Sop ikan Batam juga enak. Seafood di warung tenda pinggir jalan pun enak, lho! Dan masih banyak lagi.

Jadi, kapan main-main ke sini?

Resep Masakan Favorit Keluarga, Mitos atau Fakta?*

“Resep masakan favorit keluarga” adalah sebuah topik obrolan yang nyaris tabu di keluarga kecil kami. Apa pasal? Pasalnya, Mama Thole ini ga senang masak. Titik.

Eh, tapi karena tantangan arisan kali ini dari koki andal kita adalah tentang resep masakan, jadi mau tak mau, akan saya bagikan salah satu resep masakan yang pernah saya masak. Here we go.

Onion Ring

Bahan

  • Bawang bombay
  • Tepung bumbu
  • Telur ayam

Cara membuat

  1. Kocok telur, sisihkan
  2. Potong bawang bombay sehingga berbentuk melingkar
  3. Masukkan lembar per lembar potongan bawang ke tepung, kemudian ke telur, dan ke tepung lagi
  4. Goreng deep fried bawang yang telah dilumuri tepung dengan api kecil
  5. Tunggu sampai kecoklatan. Angkat.

Tadaaaa.. Jadilah onion ring!

Selamat mencoba! 🤗

*Harap maafkan judul yang ngawur ini