Mainan Jaman Dulu: Batu Tujuh, Makin Rame Makin Seru

Main, adalah sebuah kata yang tak bisa dipisahkan dari dunia anak-anak. Bermain dengan saudara, teman-teman, orang tua, menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. Menjadi cerita indah ketika dewasa.

Sebagai anak kelahiran tahun 90-an, saya gemar sekali bermain permainan tradisional bersama teman-teman sekitar rumah. Salah satunya yang paling seru adalah permainan batu tujuh atau sering disebut juga “boy-boyan” atau bola gebok.

Batu Tujuh/ Bola Gebok/ Boyboyan (Sumber: Little Mice Game Over)

Cara bermainnya dengan menumpuk 7 buah pecahan batu genteng kecil-kecil, kemudian pemain melemparkan bola dari jarak kira-kira dua meter. Jika bola berhasil menjatuhkan batu, maka pemain yang bertugas “jaga” harus mengambil bola dan berusaha melemparkan bola tersebut ke arah pemain lain. Pemain yang kena bola tentu harus bergantian jaga. Sementara itu, pemain yang tidak berjaga punya dua tugas; berlari menghindari bola, sekaligus berusaha menumpuk kembali ketujuh batu. Walaupun tidak sesulit menemukan 7 bola naga, tapi menyusun batu ini juga butuh trik, kelihaian, ketangkasan, dan tentunya kecepatan. Hehe.

Seru banget kalau main ini rame-rame. Pernah sekali waktu saya dan seorang teman lari sangat jauh, sampai-sampai tidak terlihat lagi pemain lainnya. Ketika kami mendekat kembali ke arena utama permainan, ternyata yang jaga sudah ganti, bola pun sudah dilempar kembail. Mereka memulai kembali permainan tanpa kami. Hahaha..

Setelah main batu tujuh ini pasti baju penuh keringet dan bau matahari. Kalau beruntung, baju juga bisa mendapat “cap” dari bola yang nyemplung ke selokan. Hihihii…

Saking serunya permainan ini, tak jarang saya dan teman-teman lupa waktu. Kadang kala ada teman yang sampai disamperin ortunya karena udah sore dan belom mandi. Sedangkan saya seringnya jadi lalai akan kerjaan rumah di sore hari seperti menyapu dan beres-beres, kemudian mendapat teguran dari ortu tercinta. Wkwk.. But it was worth it. 🙂

Sumber gambar: buku Little Mice Game Over via web https://bit.ly/2MWZog2

#sepekanbercerita #rumbelnulis #ibuprofesionalbatam

2 Replies to “Mainan Jaman Dulu: Batu Tujuh, Makin Rame Makin Seru”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *