Ajak Anak Main di Rimba Baca

Liburan telah berakhir, tapi Thole dan mamanya masih ngetem di Jakarta karena satu dan lain hal. Daripada diem-diem aja di rumah, orang rumah pun sudah pada mulai kerja, akhirnya saya iseng mencari tempat yang bisa dikunjungi. Tentunya yang ramah anak, karena percuma jalan-jalan kalau ngga ramah anak, yang ada mamak capeek doang. Wkwk..

Setelah browsing sebentar, pilihan jatuh pada Rimba Baca. Rimba Baca adalah sebuah perpustakaan ramah anak yang terletak di Cilandak, Jakarta Selatan. Di bagian luar, perpustakaan yang berlokasi tak jauh dari RSUP Fatmawati ini memang hanya tampak seperti rumah-rumah lainnya. Namun setelah masuk tentu beda sekali.

Ada apa di Rimba Baca?

Yang jelas ada buku, buanyak buku. Lebih banyak dari yang saya kira sebelumnya. Lantai satu khusus buku anak-anak. Lemarinya dibagi berdasar usia anak. Ada yang untuk anak usia di bawah tiga tahun, kemudian usia sekolah. Koleksi bukunya banyak banget. Ada yang jenisnya boardbook, cocok untuk anak batita dan baduta seperti Thole. Jadi ngga takut sobek atau lecek. Hehe..

Akan tetapi anak-anak punya keinginan sendiri. Saya mah maksudnya mau mengenalkan dia dengan berbagai buku, tapi anaknya maunya lari-larian. Untunglah saat kami berkunjung sedang sepi pengunjung, jadi Thole bisa bebas lari-larian.

Selain buku, ada juga mainan-mainan seperti bisa dilihat pada foto di bawah. Ada bantal-bantal dan boneka-boneka lucu, dan ada topi-topian lucu yang bisa digunakan sebagai properti bagi yang ingin membacakan dongeng.

Menengok ke luar, ternyata ada juga hewan-hewan di teras belakang. Ada kura-kura dan kelinci. Anak-anak pasti senang bercengkrama dengan hewan-hewan ini, tapi saya tidak membawa Thole menyapa hewan karena pasti dia bakal ketagihan dan ngga mau masuk lagi. Kan bisa heboh jadinya. #emakmales

Selain itu, saya juga sempat mengintip ke ruangan sebelah dan ternyata ada beberapa mainan seperti perosotan. Tapi mungkin belum ready dipakai atau hanya di jam-jam tertentu. #soktau

Tidak hanya anak

Rimba Baca ini mungkin terkenal sebagai perpustakaan anak, namun yang disediakan tak hanya itu. Di lantai dua juga tersedia koleksi buku-buku bagi orang dewasa. Buku fiksi dan non fiksi tersedia, dalam maupun luar negeri. Pengunjung bisa membaca sambil duduk santai di kursi-kursi yang ada. Tempatnya nyaman sekali sebenarnya, hanya saja saya tidak bisa menikmatinya karena ada yang sibuk lari sana-sini. Wkwk..

Biaya

Untuk bisa membaca buku-buku di sini biayanya hanya Rp5.000 bagi orang dewasa, dan Rp30.000/orang untuk anak-anak, tidak dibatasi jam, bisa baca sepuasnya. Nah, tapi kalau mau pinjam buku, harus menjadi member dulu dengan membayar Rp370.000 untuk keanggotaan satu tahun.

Ada beberapa buku juga yang dijual, letaknya di dekat kasir. Selain itu tersedia snack atau jajanan ringan seperti susu dan biskuit. So, siapin uang jajan juga yak. Siapa tau anak-anak minta jajan, macem Thole ni. Wkwk..

Rimba Baca beralamat di Jalan RSPP No.21B, Cilandak, Jakarta Selatan. Anda juga bisa follow akun IG Rimba Baca untuk lihat kegiatan dan info lainnya seputar Rimba Baca.

Selain Rimba Baca, perpustakaan yang ramah anak juga ada di daerah TIM, atau Rumah Kerinci di Kebayoran Baru. Keduanya punya fasilitas yang keren juga kayaknya (hasil liat-liat di Google). Tapi sepertinya kali ini saya belum berkesempatan ke sana. Semoga lain waktu bisa. Aamiin..

Ini Resep Simple So Good Chicken Nugget Favorit Thole

Entah sudah berapa kali saya menyebutkan bahwa Mama Thole ini tidak bisa dan kurang suka masak memasak. Alhasil, saya selalu mencari cara agar tidak perlu berlama-lama di dapur namun tetap tak kehabisan makanan. Wkwk..

Seringnya siy ini bukan masalah ya, karena saya dan suami ngga neko-neko dalam hal makan. Tapi akhir-akhir ini ada tantangan baru yang datang dari Thole.

Yup, dia lagi agak susah makan. Masalah yang kerap membuat pusing para orang tua ini rupanya saya rasakan juga. Memang pusing sih ketika anak susah makan, kudu pinter-pinter cari cara agar makanan bisa masuk ke perut si bocil.

Satu hal yang masih saya pegang adalah saya tidak ingin memaksa atau mencekoki anak. Konsekuensinya adalah emaknya harus kreatif mencari berbagai alternatif makanan. Kemudian mengamati respon, evaluasi, dan mencari ide lagi.

Setelah diamati, Thole sekarang ini agak susah disuapi dan lebih senang makan sendiri. Lebih semangat lagi jika dihidangkan finger food. Jadi saya pun mencari ide finger food dan pilihan saya kali ini adalah dengan mengkreasikan So Good Chicken Nugget rasa pizza.

So Good Chicken Nugget Rasa Pizza

Kenapa So Good Chicken Nugget? Karena sudah jelas ada label halal MUI dan label BPOM, jadi mama tenang. Ditambah lagi yang saya gunakan adalah varian rasa pizza, makin yummy dah!

Ini dia resepnya. Jangan khawatir, simpel banget kok. Hehe..

Bahan:

  • So Good Chicken Nugget Animal rasa Pizza

  • Wortel

  • Telur

  • Minyak goreng secukupnya

Cara membuat

  • Rebus wortel sampai agak empuk, tiriskan

  • Parut wortel yang telah direbus menggunakan parutan keju, sisihkan

  • Goreng So Good Nugget Ayam sampai kecoklatan, angkat dan sisihkan

  • Kocok telur ayam, masukkan wortel

  • Panaskan minyak, kemudian goreng telur yang telah dicampur wortel

  • Letakkan nugget di atas telur

  • Lipat telur menjadi bentuk setengah lingkaran

  • Balik telur, dan angkat

  • Bisa dihidangkan dengan saus atau kecap, tergantung selera

Ada beberapa catatan untuk resep ini, yaitu wortel bisa juga diletakkan di atas telur ketika digoreng. Namun saya memilih mencampurkannya sebelum digoreng agar Thole tidak pilih-pilih ketika makan. Saat melipat telur juga sebaiknya hati-hati agar tidak sobek. Atau bisa juga dengan cara tidak melipat telur dan menggunakan nugget lebih banyak sehingga seperti pizza.

Anda juga bisa berkreasi dengan menambahkan topping seperti daun bawang, bawang bombay, atau sayuran seperti sawi minyak, dan lain-lain. Saya sendiri tidak menambahkan topping karena ini khawatir Thole tidak suka yang terlalu ‘rame’. Selain itu dari nugget-nya sendiri sudah cukup memperkaya rasa kok.
Satu lagi mak, jangan lupa segera simpan kembali nugget di freezer dalam kemasan tertutup rapat supaya tetap segar dan mencegah cemaran ya.

Selanjutnya adalah menghidangkan kreasi sederhana ini untuk Thole. Apakah dia suka? Atau tidak? Well, alhamdulillah, dia makan lahap banget. Walaupun ini makanan baru bagi dia, rupanya dia suka! Alhamdulillah, emaknya ngga disisain. Emak senaang..

Alhamdulillah nambah satu lagi bahan makanan yang dia suka, jadi mengurangi kepusingan mamak dikala Thole susah makan. Bukan hanya Thole yang suka, mamanya pun suka. Karena varian rasa pizza ini unik memang rasanya. Beda dengan yang lain.

Oiya, saya menghidangkan ini sebagai finger food dan tanpa nasi. Karena So Good Nugget Ayam ini juga sudah mengandung karbohidrat. Tapi jika Anda ingin menyajikannya dengan nasi tentu sah-sah saja.

Itu dulu kreasi resep So Good Chicken Nugget rasa pizza yang ternyata disukai Thole. Tertarik mencoba?