Meluangkan Waktu Demi Waktu Luang

Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”. (HR. Bukhari no. 6412, dari Ibnu ‘Abbas)

Mendengar kata “waktu luang” membuat pikiran saya berkelana ke masa lalu. Ketika setiap hari adalah waktu luang. Saking luangnya, sampai bingung mau ngapain lagi. Seolah sudah melakukan semuanya, padahal belum melakukan apa-apa. Hahaha..

Menjadi seorang emak-emak tak berarti kehilangan waktu luang atau me time. Hanya saja, ini menjadi sesuatu yang tricky. Waktu luang atau me time tak harus berjam-jam, tak harus pergi ke luar, nonton bioskop, atau nyalon. Bagi saya pribadi, membaca atau menulis ditemani secangkir teh hangat pun bisa menjadi me time yang sangat berharga.

Lalu bagaimana mendapatkan kesempatan berharga ini? Pertama, mengatur waktu. Ini hal penting yang saya juga masih amatir. Tapi benar-benar terasa bedanya jika semua kegiatan sudah teratur, maka akan ada waktu luang.

Kedua, percayalah, pekerjaan rumah tak ada habisnya. Jadi jangan selalu mendahulukan pekerjaan domestik. Istirahatlah, luangkanlah waktu untuk “bernapas”.

Ketiga, waktu luang itu diciptakan. Misalnya dengan bangun lebih pagi, atau Htidur lebih malam demi me time.

Dan yang terpenting adalah jangan terlena dengan waktu luang. LManfaatkanlah waktu luang sebaik-baiknya agar kita tidak menjadi orang yang tertipu.

Nah, kalau ada waktu luang, yuk intip blognya mba Ovie..insyaallah bermanfaat 😁

3 Replies to “Meluangkan Waktu Demi Waktu Luang”

Monggo Komentar